Tiada Senyum

Kumerindu
Kumengharap
Menanti di dingin siang
Memandang air tenang

Tiada senyum
Pun tiada canda tawa
Yang ada deru mesin
Memecah ruang kosong

Waktu yang rusak
Waktu yang salah
Akibat ulah nelangsa
Pasrah terima semua upah

Tiada senyum
Pun tiada canda tawa
Yang ada deru mesin
Mengusik hati yang beku

Sekali lagi
Kumerindu
Kumengharap
Menanti di dingin siang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s