Kesal aku pada bulan

Kesal aku dengan si bulan
Geram hatiku dibuatnya kemarin
Bukan saja dia sembunyi di balik awan
Tapi juga dia bilang kalau dia bosan

Bosan akan sikapku
Bosan akan keluhanku
Bosan akan egois hatiku
Bosan akan keangkuhanku

Katanya aku begitu egois
Dengan ceritaku yang tak kunjung habis

Katanya aku begitu pesimis
Dengan sikapku yang tak kunjung optimis

Pun katanya aku begitu tak romantis
walau dengan puisi-puisi yang telah tertulis

Ah, tak habis kesalku dibuat si bulan
Masih saja dia sembunyi di balik awan
Meringkuk hindari amarahku sejak kemarin
Padahal semua sudah sampai ubun-ubun

Kesal aku sekesal-kesalnya
Geram aku segeram-geramnya
Kan kutunggu dia
Nanti tuk luapkan semua

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s