Aku ingin bisa tersenyum lagi

Dulu kupikir aku akan bisa bercerita semua padamu
Tentang cinta yang terus mencari alasan kisahnya
Juga impian cita yang terus mencoba lihat sana sini
Pun mungkin tentang wanita yang duduk di samping mejaku

Dulu aku berpikir kau akan berbeda dengan mereka-mereka itu
Tentang rasa dan cita rasa yang terekspresi dalam matamu
Juga kepedulian yang kau tunjukkan lewat roti dan susu botol
Begitupun dengan waktu kala melihat permainan sepakbolaku

Mungkin aku begitu naif dengan semua pikiran-pikiranku
Mungkin aku terlalu polos dengan tindak-tandukku
Mungkin aku begitu berharap agar sesuatu bisa berbeda
Mungkin aku tak pantas bahkan untuk bermimpi sekalipun

Kini bagiku semua hanya permainan sandiwara yang tak kumengerti
Saat mereka hanya meniru tokoh dalam drama yang tak kusukai

Kini pikir itu sudah tinggal goresan yang akan segera pudar
Tergerus pedih yang terus menerjang hati yang selalu berharap

Kini semua seperti berita yang hanya memuaskan telinga
Membuai pikiran dalam ‘tuk hanya pandang sisi ceria

Kini kau tak ada
Mungkin takkan pernah ada

Kini aku tak ingin berpikir lagi
Pun tak ingin aku berharap lagi
Agar aku tak jatuh tuk sakit lagi

Aku ingin bisa tersenyum lagi

Bayangmu yang tak bisa kuhindari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s