Jangan kau ganggu rumahku

tembak saja kepalaku
jika itu membuatmu bangga
itu lebih baik bagiku
daripada kau tak anggapku ada

lemparkan saja bom ke arahku
jika itu membuatmu terasa gagah
itu jauh lebih baik bagiku
daripada kau buat aku marah

katamu kita saudara
tapi tetap saja kau tantang egoku
katamu kita serumpun
tapi terus saja kau rusak

Persetan dengan saudara
kalo kau tak hormati keberadaanku
buang ke laut sajalah

‘Buriapus’ dengan serumpun
kalo kau terus usik rumahku
‘tu lombangan i’

Kau tak suka kalo aku protes
jangan usik ketenanganku lah

kau tak senang kalo aku ganggu rumahmu
jangan sekali-kali kau ambil punyaku

itu mencuri namanya
itu dosa ‘tau’

dimana kau letakkan harga dirimu?
tak tahu kah kau milik kepunyaanmu?
atau perlukah kupertegas siapa kau?

sadar dirilah!
ingat kata-katamu!

Perang katamu?
Aku siap
Asal jangan kau injak harga diriku
Damai katamu?
Aku siap
tapi jangan kau ganggu rumahku

Aku tahu rumahku cantik
halamannya luas
hayati nya beragam
kaya budayanya
semuanya ada
tentu kau ‘ngiler’ melihatnya
tapi jangan coba-coba kau curi
bisa marah aku nanti

Kau jagalah punyamu
usahakanlah sebaik-baiknya halamanmu

Jadi jangan kau ganggu rumahku!
Jangan coba kau ulangi lagi!

Advertisements

4 thoughts on “Jangan kau ganggu rumahku

  1. suka banget sama part yg ini:

    Persetan dengan saudara
    kalo kau tak hormati keberadaanku
    ke laut aje lo!

    wkwkwkwkwk… 😛

  2. edede,,yang panas sama Malingasiaaa!
    tambahin ah;
    “Jangan kau gangu rumahku, tapi bolehlah kau sapu halamannya atau kau potong ilalang yg mengitari rumah!” 8)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s