Belajar dari Spongebob Squarepants

Serial tokoh kartun ini menceritakan berbagai keusilan dan keluguan tokoh-tokoh utama di sebuah kota yang bernama “Bikini Bottom”. Memang bukan sebuah nama yang menarik tapi begitulah adanya kota itu. Spongebob yang bersahabat dengan Patrick ’bintang laut yang dungu’, bertetangga dengan Squidword ‘tentakel’ yang sekaligus sebagai rekan kerjanya di Krusty Krab milik Tuan Krab. Squidword sering sekali menganggap spongebob sebagai tokoh yang mengganggu ketentraman hidupnya, walaupun seringkali dia tertolong dengan kehadiran Spongebob.

Tak ketinggalan tokoh Plankton yang seumur hidupnya memiliki obsesi mencuri rahasia di balik nikmatnya Krabby Patty makanan khas Krusty Krab. Ia selalu menganggap Tuan Krab adalah musuh sejatinya. Namun usahanya selalu menemui kegagalan dan berakhir dengan penyesalan terhadap dirinya sendiri. Tokoh yang juga menjadi keunikan dari serial kartun ini adalah Sandy ’si tupai’, makhluk darat yang selalu memakai helm layaknya seorang astronot di luar angkasa.
Berbagai kisah menarik disuguhkan dalam setiap cerita yang ada, baik yang menggugah perasaan maupun yang tentunya hal-hal lucu dengan karakter-karakter yang mereka miliki. Tidak jarang juga ada cerita-cerita yang mungkin menyentil atau membuat kita berpikir tentang kejadian-kejadian yang kita alami setiap hari.

Spongebob merupakan tokoh kartun yang cukup unik. Makhluk laut berwarna kuning dan berbentuk kotak ini memiliki karakter yang juga unik. Kesehariannya selalu dilalui dengan penuh semangat, layaknya orang yang selalu bersukacita dan bersyukur dengan keberadaannya. Mungkin sering kontras dengan kehidupan kita yang tidak sedikit mengeluh tentang keadaan kita dan keberadaan kita. Semangat dan kesiapannya menjalani hari selalu ditunjukkan dengan perkataan ”Aku siap! Aku siap!” sepanjang perjalanan menuju tempat pekerjaannya.

Tokoh kartun yang seumur hidupnya selalu gagal dalam mendapatkan lisensi mengemudinya ini memiliki karakter mengerjakan bagiannya dengan sepenuh hati. Hal ini terlihat dalam salah satu cerita ketika ia dan sahabatnya Patrick pergi ke sebuah pameran dengan segala keluguannya mencabut sebuah spatula emas milik Dewa Olimpus yang tertancap pada sebuah es krim. Spatula ini merupakan spatula yang hanya bisa dicabut oleh ahli masak terbaik. Akan tetapi Dewa Olimpus tidak mempercayai hal itu, sehingga Patrick sahabatnya membelanya dan mengatakan spongeboblah yang mencabutnya. Dewa Olimpus malah semakin kesal dan merubah posisi mata dan wajah Patrick dengan sihirnya sehingga bentuknya tak karuan. Akhirnya Dewa Olimpus menantang spongebob untuk membuat krabby patty yang paling enak dengan syarat jika spongebob menang dia akan diangkat menjadi dewa dan menjadi tukang masak kerajaan. Spongebob yang tidak terima dengan perlakuan Dewa Olimpus terhadap Patrick, menerima tantangan Dewa Olimpus ditambah satu syarat, yakni agar Patrick dikembalikan ke bentuknya semula.

Pertarungan pun dimulai, Dewa yang dengan sihirnya membuat ribuan Krabby Patty dan membagikannya kepada setiap penonton pertarungan itu. Lain halnya dengan spongebob, dia hanya membuat 1 buah Krabby Patty dengan sangat hati-hati. Kisah yang lucu pada saat dia membacakan cerita untuk Krabby Patty dengan salad yang berbentuk orang tertidur itu. Akhirnya singkat cerita, Spongebob memenangkan pertarungan itu dan mendapatkan syaratnya itu. Namun dia tidak memilih menjadi dewa, tetapi dia malah mmbuat si Dewa Olimpus belajar membuat Krabby Patty bukan dengan sihir tapi dengan cinta dan ketulusan.

Apabila kita hubungkan denga kehidupan sehari-hari tidak banyak orang yang melakukan pekerjaannya dengan sepenuh hati dan dengan cinta untuk orang lain. Seandainya kita melakukannya pekerjaan kita dengan sepenuh hati dan dengan cinta untuk orang lain tentu tidak ada orang yang korupsi dalam pekerjaannya dan tidak akan ada orang yang mengeluh tentang pekerjaannya. Memang akan terasa naif, karena dalam pekerjaan kita tidak mungkin kita melupakan yang namanya kesejahteraan dan kesenangan. Tapi bukankah lebih baik memberi kebaikan bagi orang lain dengan cinta.

Dalam berbagai cerita, tokoh spongebob selalu mencerminkan sikap ketulusan dan keluguan yang begitu mendalam yang membuatnya sering dikerjai oleh teman-temannya dan Tuan Krab. Seperti halnya orang-orang yang mencoba sesuatu hal yang benar dan lurus selalu menjadi bulan-bulanan orang-orang yang berkuasa dan picik. Sungguh memang ironi, jika seorang pemimpin tidak memiliki suatu akhlak yang baik dan mengarahkan anggota dan bawahannya mencapi tujuan dengan cara yang benar.
Mungkin tak jarang orang yang tidak suka dengan tokoh ini karena keusilan dan kepolosan yang terlalu membuatnya sering menjadi bahan ejekan orang lain. Tapi tak jarang juga ada orang yang menyukai karakter tokoh kartun yang satu ini. Salah satunya adalah saya. Mungkin ini hanyalah sebuah serial kartun yang dperuntukkan untuk anak-anak, tetapi bagi saya belajar tentang sesuatu yang baik bisa didapat dari mana aja. Semoga bermanfaat.

Advertisements

18 thoughts on “Belajar dari Spongebob Squarepants

  1. satu yang spesial dari serial ini adalah tema SETIA KAWAN. uh,,SB dan Pattrick. Keduanya sama-sama lugu. Keduanya berusaha jadi sahabat yang baik dimata mr tentakel-squid. I’ve kept the series for my kids ndra!

  2. @all:mari belajar hidup tulus dan setia.well, banyak hal miring tentang serial ini, tapi saya tetap menyukainya. hehehe…

    @Maya:Let’s sing FUN.

  3. i’m very* like spongebob …..
    spongebob is my life ..
    i luvd iiu spongebob .. i miss u so’ …
    like…like…like…like…like…
    i luvd jga mha sandy cheeks + squidward tentacles + patrick star + eugene h.Krabs + gary + sheldon j.plankton + larry lobster + pearl krabs + mermaidman + barnacleboy + dirty bubble + man ray + ny.poouw ……very like it 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s